Cara memblokir situs dengan rules.

Assalamu'alaikum wr.wb

 Ketemu lagi bersama saya Ahans Iriano , Kali ini saya akan sharing tentang Cara memblokir situs dengan rules.

A. Pendahuluan
  • Filter Rule Pada Mikrotik – Firewall filter merupakan salah satu firewall pada mikrotik yang digunakan untuk menentukan apakah suatu paket data dapat masuk atau tidak kedalam sistem router mikrotik paket data yang akan ditangani fitur filter ini adalah paket data yang ditunjukan pada salah satu interface router. 
B. Maksud dan Tujuan
  • Agar yang masuk menggunakan hotspot kita tidak bisa membuka situs-situs dewasa,youtobe dll
C. Proses/Langkah-Langkah
  • Login terlebih dahulu ke mikrotik
  • Kemudian masuk ke menu IP >>Firewal >>Filter Rules
  • Selanjutnya Add di menu Filter Rules tadi kemudian Atur sebagai berikut :
    • General
      • chain                    = forwad
      • protocol               = 6(tcp)
      • dst.port                = 80
      • in interface          = ether1 (ini adalah akses internet hotspot kita)
    • Advanced
      • content                = misal youtube.com (situs yang ingin diblokir)
    • Action
      • action                  = drop

  • Jika sudah kalian buka browser dan coba membuka situs yang sudah kalian blokir tadi apakah sudah benar atau belom
  

 Cukup sekian sharing dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua

Wassalamu'alaikum wr.wb

posted under | 0 Comments

Setting Port Mikrotik Menjadi Switch

Assalamu'alaikum wr.wb

 Ketemu lagi bersama saya Ahans iriano, Kali ini saya akan sharing tentang Setting port mikrotik dijadikan switch.



A. Pendahuluan

  • Routerboard MikroTik adalah suatu perangkat jaringan yang serba guna, Kita bisa memanfaatkan MikroTik sebagai Router,Proxy,DHCP Server,VPN,bahkan Swith
  • Swith merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Routerboard Mikrotik RB951 telah disediakan fungsi swith, yang mana jika kalian menginginkan  men-share internet lebih dari satu komputer/pada umumnya topologi yang digunakan kebanyak internet di share melalui media wifi dan LAN menggunakan kabel
  • Mikrotik adalah sebuah Router, yang artinya tiap Port Ethernet yang ada di Mikrotik akan berdiri secara independen alias berbeda network untuk tiap port-port ethernetnya namun tetap saja Port-port tersebut bisa dikonfigurasikan sebagai Switch biasa
B. Latar Belakang

  • Menjadikan port MikroTik Menjadi Swith
C. Maksud dan Tujuan

  • Untuk Memfungsikan Menjadi swith
E. Proses/Tahapan

  • Buka Winbox-nya,
  • Kemudian Kita buat IP Address, IP>>Address>>Add>>192.168.2.1/29>>ether2
  • Selanjutnya kita DHCP client agar kita mendapat akses internet dari ISP, IP>>DHCP client>>Add>>ether1>>Ok
  • Kemudian Kita masuk ke menu interface untuk menjadikan port mikrotik menjadi swith,
  • Selanjutnya Kita pakai ether2 yang akan dijadikan master port,nya.
  • Selanjutnya pada menu ethernet klik2x pada ethernet yang akan dijadikan swith, kita cuman mengganti di master port-nya aja, master port>>eth2 (eth2 ini saya jadikan sebagai master port-nya)
  • ethernet5 saya klik2x>>master port (eth2)>>Ok
  • Selanjutnya Masuk ke NAT untuk Membuat rule-nya, IP>>Firewall>>NAT>>Add>>chain (srcnat)>>out interface(eth1)>>action(musquerade)

 

 Cukup sekian sharing dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua
wassalamualaikum wr.wb

posted under | 0 Comments

MIKROTIK BRIDGE

ASSALAMUALAIKUM WR.WB

hai.....masih bersama saya Ahans  Iriano kali ini saya akan memposting tentang  mikrotik bridge

A. JUDUL/ NAMA KEGIATAN

     MIKROTIK BRIDGE

B. PENDAHULUAN

PENGERTIAN : Bridge adalah menggabungkan 2 atau lebih interface yang bertipe ethernet atau sejenisnya seolah-olah berada dalam 1 segmen atau network yang sama.
LATARBELAKANG DAN BATASAN MASALAH : saya akan membuat bridge untuk menyalurkan internet dari ether 1 yang dibuat bridge,  agar ether lain yang telah di bridge ke ether 1 dapat terhubung ke internet.
MAKSUD DAN TUJUAN : Maksud dan tujuannya agar teman-teman yang laptopnya wifinya sedang bermasalah dapat menggunakan mikrotik yang sudah disetting bridge tadi.

C. ALAT DAN BAHAN

    PC
    1 MIKROTIK
    2 KABEL UTP
    KONEKSI INTERNET

D. JANGKA WAKTU/PELAKSANAAN KEGIATAN

     Hari Rabu, 06 September 2017 , kurang lebih 15 menit. karena saya mengulangnya beberapa kali.

E. PROSES DAN TAHAPAN PEKERJAAN
 
1. Yang langkah pertama kita persiapkan dan pasang perangkat yang diperlukan.
2. Jika sudah terpasang semua, pastikan semua terpasang dengan benar, agar tidak terjadi suatu kesalahan.
3. Lalu kita langsung saja buka winbox untuk mengakses mikrotik kita, dan langsung saja konekkan.
4. lalu klik pada menu bridge untuk membuat interface bridge, lalu pilih tanda + lalu apply dan ok.

5.  lalu kita tambahkan port pada bridge tadi, ether 1 kita bridge ke bridge1 yang sudah kita buat. begitu sterusnya berlaku pada ether-ether yang lain.




6.  langkah selanjutnya adalah kita membuat ip untuk bridge yang telah kita buat tadi. langkahnya ada dibawah ini.

7. Lalu kita setting ip pada laptop kita ke satu segmen atau satu jaringan sama ip isp.


Langkah terakhirnya kita langsung saja tancapkan kabel utp ke ether 2/3/4, lalu buka browser, dan slesai.

F. HASIL YANG DIHARAPKAN

    saya dapat membuat bridge yang bridge ini nanti bisa berguna untuk nanti ke level selanjutnya.
cukup sekian postingan dari saya semoga bermanfaat
Wassalamualaikum Wr.Wb

G. REFERENSI DAN DAFTAR PUSTAKA

  MODUL MTCNA

                           WASSALAMUALAIKUM WR.WB

posted under | 1 Comments

CARA SETTNG MIKROTIK SEBAGAI HOTSPOT

Assalamu'alaikum wr.wb

 Ketemu lagi bersama saya ahans iriano Kali ini saya akan sharing tentang cara setting mikrotik sebagai hotspot

A. Pendahulan

Router Mikrotik merupakan router yang memiliki fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup populer dan banyak digunakan dari Router Mikrotik itu sendiri adalah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan menggunakan WPA atau WEP. Anda akan bisa internetan jika memasukkan password dengan benar. Jadi siapa saja bisa mengakses wifi itu jika tau password nya karena password nya hanya ada satu.

Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user bisa konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user bisa login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

B. Alat dan Bahan

laptop/pc
mikrotik
koneksi internet
kabel UTP

C. Jangka waktu/Pelaksanaan kegiatan

        Kamis, 7September 2017

D. Proses dan Tahapan kerja

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan membuat hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini saya asumsikan menggunakan wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.





2. Beri IP address interface wlan1, misalnya 192.168.100.1/24
ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau bisa melalui winbox, masuk ke menu IP --> Address



3. Sekarang kita mulai membuat Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih mudah nya kita menggunakan wizard Hotspot Setup. Masuk ke menu IP --> Hotspot --> Hotspot Setup


4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 --> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next

6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Jadi user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.

7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja,
klik Next.

8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja.
Klik Next.

9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.

10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja,

klik next.

11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.



12. Buka browser dan akses web sembarang, misalnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik. Pastikan alamat web yang dituju tidak menggunakan protokol https tetapi menggunakan http. Jika menggunakan HTTPS maka redirect ke login page akan 
error.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong.
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke menu IP --> Hotspot --> klik tab Users

Referensi/Daftar Pustaka:




 Cukup sekian sharing dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua

Wassalamu'alaikum wr.wb

posted under | 0 Comments

Konfigurasi Dasar Mikrotik Menggunakan IP Static

Assalamu'alaikum wr.wb 

 Ketemu lagi bersama saya Ahans iriano, Kali ini saya akan sharing tentang Konfigurasi dasar mikrotik.

 A. pengertian 

 Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer. Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam forwarding table di setiap router yang berada di jaringan tersebut.

 B. latar belakang 

 agar router terhubung dengan jaringan yang diberikan oleh router atasnya

 C. maksud dan tujuan

 menghubungkan router bawah dengan router atasnya 

 D. hasil yang diharapkan

 router dapat terhubung dengan router diatasnya atau router master

 E. alat dan bahan 

 routerboard yang digunakan untuk router client routerboard yang digunakan untuk router master switch/hub laptop kabel utp

 F. tahap pelaksanaan

  1. konfigurasikan dulu router master agar dapat menerima bandwith dari internet 
  2. hubungkan router master dengan switch/hub agar bisa disebarkan ke router client 
  3. buka winbox dan login ke salah satu router client 
  4. buka menu IP> addresses> +> berikan IP address yang 1 subnet dengan IP ether yang terhubung ke router master misalnya punya saya, router master saya IP eth2= 10.3.1.1/27 maka IP eth 1router client saya= 10.3.1.3/27 
  5. berikan juga IP adress pada eth 2 juga yang terhubung ke laptop 
  6. masuk ke menu IP> DNS> +> isikan DNS sesuai dengan DNS yang kalian pakai, karena saya di BLC telkom, maka saya menggunakan DNS BLC telkom yaitu 202.134.0.10 dan 202.134.1.155 lalu centang allow remote requests
  7. selanjutnya masuk ke menu IP> routes> + isikan gateway dengan IP eth2 router master
  8. pindah lagi ke menu IP> firewall> NAT pada menu general chain= srcnat src.address= isikan ip network eth2 kalian (192.158.19.0/30) out.interface= isikan dengan interface yang terhubung ke internet atau router master pada menu action action= masquarade
  9. setelah itu buka pengaturan network laptop kalian dan berikan IP pada laptop kalian yang 1 subnet dengan eth2 yang terhubung ke laptop kalian.
         Cukup sekian sharing dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua 

 Wassalamu'alaikum wr.wb

posted under | 0 Comments

CARA MENGHITUNG IP ADDRES

 Cara Menghitung IP ADDRESS


Assalamu'alaikum wr.wb

Ketemu lagi bersama saya Ahans iriano, kali ini saya akan sharing tentang Cara menghitung IP ADDRESS


A. Pendahuluan


Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
IP versi 4 (IPv4)
IP versi 6 (IPv6)

B. Latar Belakang
Menghitung IP Address
C. Maksud dan Tujuan
Agar kita bisa menghitung IP Address
D. Proses Perhitungan

  • Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.
  • Representasi Alamat. Alamat IP versi 4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (dotted-decimal notation), yang dibagi ke dalam empat buah oktet berukuran 8-bit. Dalam beberapa buku referensi, format bentuknya adalah w.x.y.z. Karena setiap oktet berukuran 8-bit, maka nilainya berkisar antara 0 hingga 255 (meskipun begitu, terdapat beberapa pengecualian nilai).

Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask jaringan ke dalam dua buah bagian, yakni:

  1. Network Identifier/NetID atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada.Dalam banyak kasus, sebuah alamat network identifier adalah sama dengan segmen jaringan fisik dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router IP. Meskipun demikian, ada beberapa kasus di mana beberapa jaringan logis terdapat di dalam sebuah segmen jaringan fisik yang sama dengan menggunakan sebuah praktek yang disebut sebagai multinetting. Semua sistem di dalam sebuah jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat network identifier yang sama. Network identifier juga harus bersifat unik dalam sebuah Internetwork. Jika semua node di dalam jaringan logis yang sama tidak dikonfigurasikan dengan menggunakan network identifier yang sama, maka terjadilah masalah yang disebut dengan routing error.Alamat network identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255.
  2. Host Identifier/HostID atau Host address (alamat host) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host (dapat berupa workstation, server atau sistem lainnya yang berbasis teknologi TCP/IP) di dalam jaringan. Nilai host identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam network identifier/segmen jaringan di mana ia berada.

Jenis-Jenis Alamat
Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:

  1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
  2. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
  3. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Kelas-Kelas IP
Dalam RFC 791, alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.
Kelas Alamat IP Oktet pertama
(desimal) Oktet pertama
(biner) Digunakan oleh
Kelas A 1–126 0xxx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B 128–191 10xx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C 192–223 110x xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D 224–239 1110 xxxx Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E 240–255 1111 xxxx Direservasikan;umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)
Kelas A
Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.
Kelas B
Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

Kelas C
Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.

Kelas D
Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, namun berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.

Kelas E
Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.



Kelas Alamat Nilai oktet pertama Bagian untuk Network Identifier Bagian untuk Host Identifier Jumlah jaringan maksimum Jumlah host dalam satu jaringan maksimum
Kelas A 1–126 W X.Y.Z 126 16,777,214
Kelas B 128–191 W.X Y.Z 16,384 65,534
Kelas C 192–223 W.X.Y Z 2,097,152 254
Kelas D 224-239 Multicast IP Address Multicast IP Address Multicast IP Address Multicast IP Address
Kelas E 240-255 Dicadangkan; eksperimen Dicadangkan; eksperimen Dicadangkan; eksperimen Dicadangkan; eksperimen



Perhitungan IP
Biner Ke Desimal
MIsal : 10100101.00111001.11110000.00001000
Dengan Default
cara menghitung yaitu dari sebelah kanan
00001000
2^7*0 / 2^6*0 / 2^5*0 / 2^4*0 / 2^3*1 / 2^2*0 / 2^1*0 / 2^0*0
   0          0          0          0         8          0         0          0      = 8

11110000
2^7*1 / 2^6*1 / 2^5*1 / 2^4*1 / 2^3*0 / 2^2*0 / 2^1*0 / 2^0*0
 128       64        32        16        0          0          0         0      = 240

00111001                                                                                                                      : Kelas B
2^7*0 / 2^6*0 / 2^5*1 / 2^4*1 / 2^3*1 / 2^2*0 / 2^1*0 / 2^0*1
   0          0         32        16         8         0          0          1     = 51

10100101
2^7*1 / 2^6*0 / 2^5*1 / 2^4*0 / 2^3*0 / 2^2*1 / 2^1*0 / 2^0*1
 128        0         32         0         0          4          0          1     = 165

Jadi IP,nya yaitu : 165.51.240.8
                           : Kelas B
Desimal ke Biner
Misal 192.168.32.1
Dengan sederhana
Menghitung dari sebelah kiri
     192     .     168     .     32       .       1
11000000.10101000.00100000.00000001

128  .  64  .  32  .  16  .  8  .  4  .  2  .  1


Untuk penghitungan desimal ke biner ini kita membuat angka dengan sesuai kapasitas flashdisk.
cara,nya yaitu kita menjumlahkan dari angka kapasitas flshdisk tadi, Contoh : 192 =  128+64=192
untuk angka binernya, angka dari yang sudah kita jumlahkan tadi kita rubah menjadi angka =1, jadi angka 128 dan 64 tadi kita rubah menjadi angka biner =1
jadi = 11000000
Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4

Cukup sekian sharing dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua.


Wassalamu'alaikum wr.wb

posted under | 0 Comments

Hypertext Transfer Protocol (HTTP)


                                                         Assalamualaikum wr wb

HAI..... kembali lagi  bersama saya Ahans iriano kali ini saya akan memposting tentang apa itu HTTP

A. Pengertian
 Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak perlu membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.
B.Maksud Dan Tujuan
Memahami HTTP Dan Cara Kerjanya
C.Metode Permintaan
HTTP menetapkan sembilan metode (kadang disebut "verbs") yang menunjukkan tindakan yang ingin dilakukan terhadap sumber teridentifikasi. Hal yang diwakili sumber ini, berupa data yang sudah ada atau data yang diciptakan secara dinamis, bergantung pada implementasi peladen. Biasanya sumber ini berkaitan dengan berkas atau keluaran dari berkas pelaksana yang menetap di peladen.
HTTP diminta untuk mengimplementasikan sedikitnya metode GET dan HEAD dan jika mungkin, metode OPTIONS
D.Sesi HTTP
Sebuah sesi HTTP adalah urutan transaksi permintaan dan respons jaringan dengan menggunakan protokol HTTP. Sebuah klien HTTP akan memulai sebuah permintaan. Klien tersebut akan membuka sebuah koneksi Transmission Control Protocol|Transmission Control Protocol (TCP) ke sebuah port tertentu yang terdapat dalam sebuah host (umumnya port 80 atau 8080). Server yang mendengarkan pada port 80 tersebut akan menunggu pesan permintaan klien. Saat menerima permintaan, server akan mengirimkan kembali baris status, seperti "HTTP/1.1 200 OK", dan pesan yang hendak diminta, pesan kesalahan atau informasi lainnya.

Berikut ini adalah contoh transaksi yang dilakukan oleh server dan klien S = Server C = Clients

C : (Inisialisasi koneksi)

C : GET /index.htm HTTP/1.1

C : Host: www.wikipedia.org
S : Mime-type: text/html

S : 300 OK
S :
S : -- data dokumen --
S : (close connection)

E.Refrensi


https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Hiperteks

posted under | 0 Comments
Newer Posts Older Posts Home

About

Powered by Blogger.

About this blog

karakter dan kepribadian

Assalamu'alaikum Wr.Wb  Ketemu lagi bersama saya, Kali ini saya akan sedikit sharing tentang PENGERTIAN Kepribadian adalah kes...

Search This Blog

Popular Posts

Blogger templates

Blogger news

cursor

body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-1/cur7.cur), progress !important;}

Followers


Recent Comments